Minggu, 10 Juni 2012

Tahukah Kamu ? "Polusi Udara di Dapur Lebih Buruk dari Polusi Jalanan"

Terutama pada dapur di apartemen yang menggunakan kompor gas.

Terpapar gas kompor dalam jangan waktu yang lama dan terus-menerus bisa menjadikan Anda memiliki tingkatan racun polusi lebih tinggi daripada berjalan di jalanan kota yang penuh asap dan debu.

Riset terbaru ini memperlihatkan bahwa polusi udara di dalam ruangan, bisa tiga kali lebih beracun daripada jalanan yang tengah macet sekaliun. Apalagi ditambah berbagai peralatan rumahan sekarang yang dipenuhi penyegar ruangan kimia, dan berbagai produk pembersih.

Para periset dari Universitas Sheffield membandingkan tiga rumah untuk penelitian ini.

Pertama adalah rumah berbahan baku batu dengan pemasak elektrik di dalamnya di Hathersage, sebuah desa sekitar 10 mil dari barat Sheffield di Peak District National Park.

Dua rumah lainnya adalah berupa apartemen dengan alat memasak dari gas di Sheffield, salah satunya di pusat kota, dan yang lainnya di atas sebuah toko yang berada di sebelah jalanan yang sibuk.

Para ilmuwan mengambil sampel udara dari luar rumah dan di dalam rumah selama periode empat minggu.

Hanya jejak rendah dari racun karbon monoksida yang tinggi ditemukan di dapur di rumah di pedesaan, namun level yang lebih tinggi berada di dalam apartemen begitu gas oven dihidupkan.

Pemasak berbahan dasar gas juga sumber signifikan nitrogen dioksida dengan konsentrasi di dapur apartemen-apartemen pusat kota tiga kali lebih tinggi daripada udara di luar bangunan itu dan bahkan di atas batas yang direkomendasikan Panduan Kualitas Udara Dalam Ruangan di Inggris.

Riset ini memfokuskan pada polusi yang memberikan risiko paling besar bagi kaum tua dan orang-orang dengan gangguan pernapasan atau sakit jantung.

Profesor Vida Sharifi, yang memimpin riset yang dipublikasikan di Journal of Indoor and Built Environment mengatakan bahwa manusia menghabiskan waktu 90 persen di dalam ruangan dan berusaha membuat rumah menjadi hangat, aman, dan nyaman. “Namun kita jarang berpikir tentang polusi yang kemungkinan dihirup,” ujar Sharifi.

Ia menambahkan bahwa karena kita kebanyakan menghabiskan waktu di dalam ruangan, maka sebaiknya setiap orang harus memahami tentang polusi udara di rumah.

“Meskipun penelitian kami baru berskala kecil, perlu dilakukan lebih banyak riset untuk menentukan pengaruh dalam perubahan sistem perumahan dan gaya hidup terhadap kualitas udara di dalam ruangan,” kata Sharifi.


Penulis: The Telegraph/ Dewi Ria Utari

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Petunjuk Download

Semua link download akan dialihkan ke adf.ly secara otomatis,,,ketika masuk di halaman adf.ly , silahkan sobat klik tombol (SKIP AD atau LEWATI) pada kanan atas layar sobat atau drag tombol (SKIP AD atau LEWATI) tersebut ke kotak adress bar,,,setelah itu sobat akan langsung masuk ke halaman mediafire dan silahkan download filenya.............. enjoy :) :D

NB : jika saat mendownload, sobat diminta memasukan password untuk membuka filenya. silahkan masukan password "fnr-site.blogspot.com" (tanpa tanda petik!)